Cara Menentukan Good Metrics untuk Produkmu

product strategy

Written By Nafisha Taqiyya

Sebagai Product Manager, membuat produk sesuai dengan permintaan perusahaan dengan waktu dan budget yang sudah ditentukan bukanlah satu-satunya tujuan terbesar untuk membuat sebuah produk yang sukses. Namun banyak hal yang harus di pertimbangkan diantaranya keuntungan yang akan dihasilkan, fungsi dan nilai dari produk tersebut, hingga bagaimana memasarkan produk tersebut hingga diterima oleh konsumen. 

Metrik pada produk sendiri dapat diartikan sebagai kumpulan data yang telah diukur yang bisa dilacak dan dianalisis oleh perusahaan khususnya oleh Product Manager untuk mengukur keberhasilan produknya. Metrik produk bisa ditentukan baik atau setidaknya bisa mencakup rasio konversi, rasio churn, dan pendapatan perusahaan. Menentukan metrik yang baik biasanya harus berkaitan dengan strategi produk.

Beberapa hal yang product manager perlu ketahui untuk menentukan metrik yang baik bagi sebuah produk yaitu: 

  1. Prioritaskan nilai dan kebutuhan untuk pelanggan bukan hanya keuntungan dari produk -  Product Manager yang mengembangkan produk kamu 
  2. Fokus pada indikator utama keberhasilan - Perhatikan setiap indikator keberhasilan produk kamu diantaranya waktu, kualitas, dukungan stakeholder, kegunaan, dan kebutuhan pelanggan. Teruslah berinovasi dengan seluruh masukan yang kamu dapatkan agar produkmu bisa lebih diterima dan mendapat loyalitas konsumen.  
  3. Product Manager tidak harus “Mengukur” segalanya - Sebagai PM kamu tidak harus memastikan seluruh datanya sendirian. Namun libatkanlah seluruh stakeholder untuk dapat brainstorming bersama dalam menentukan metrik yang baik dari data yang sudah di analisis sebelumnya. 

Buat kamu yang sedang berusaha untuk menentukan metrik dari produkmu pastikan untuk tidak memiliki terlalu banyak tujuan dan target yang terlalu banyak sehingga menimbulkan ketidakefektifan pada hasilmu. Pastikan kamu memiliki lima unsur ini saat menentukan metrik yang kamu bangun Meaningful (Memiliki arti), Measureable (Dapat diukur), Manageable (Dapat dikelola), Moveable (Fleksibel dan dapat diubah berdasarkan waktu dan keadaan), serta time-bond (Memiliki keterikatan dalam waktu). 

Setelah menentukan produk metrik bersama dengan tim kamu, langkah selanjutnya yang harus kamu lakukan adalah melakukan konfirmasi ulang pada metrikmu, katakanlah jika metrik produk menunjukkan bahwa fitur perlu diperbarui atau dihilangkan, hal ini harus kamu pastikan kembali bersama stakeholder lainnya dengan data yang mendukung bahwa teori kamu benar. Selain berdiskusi dengan tim, kamu juga dapat melakukan survei kepada pengguna terkait apa yang mereka rasakan dan butuhkan pada produkmu untuk mendukung kesuksesan metrik yang kamu tentukan.

Selanjutnya, penting untuk kamu selalu berkomunikasi terkait metrik yang telah kamu tentukan khususnya kepada internal perusahaan yang nantinya akan membantu kamu mengenbangkan rencanamu. Sebarkan perencanaan metrikmu kepada seluruh stakeholder agar bisa mendapatkan ulas balik serta saran dari masing-masing orang. 

Terakhir, sukseskan perjalanan penentuan metrikmu dengan mengumpulkan sebanyak mungkin tim yang bisa berguna untuk mendukung pendapatmu khususnya terkait dengan metrik yang sudah kamu buat. Cobalah untuk meyakinkan pemangku kepentingan di perusahaan bahwa metrikmu adalah yang terbaik dan juga didukung oleh banyak internal dalam pengembangannya. 

Buat kamu yang tertarik untuk belajar lebih jauh soal penentuan produk metrik ataupun insight seputar Product Management lainnya yuk kunjungi https://academy.apiary.id/blog untuk mendapatkan banyak ilmu terkait pengembangan produk lainnya.