Mencari Solusi dengan Metode Scrum pada Product Management

product methodologies

Scrum merupakan salah satu metode yang tergabung dalam pendekatan Agile. Singkatnya, Scrum dapat diartikan sebagai sebuah framework atau kerangka kerja yang berfungsi untuk membantu sebuah tim mencari solusi dari permasalahan yang ada. 

Sumber: scrum.co.id

Scrum juga bisa dikatakan sebagai seni dalam melakukan pemecahan masalah yang besar hingga dikategorikan menjadi masalah-masalah kecil. 

Lalu, apa ya fungsi dari penggunaan metode Scrum ini? 

Metode Scrum memiliki fungsi dan keterlibatan yang besar dalam membantu sebuah tim untuk saling berbagi dan mempelajari culture sebuah tim untuk lebih independen namun di sisi lain juga dapat bekerja sama baik dengan seluruh stakeholders yang terlibat. Selain itu, Scrum juga salah satu metode yang sangat terbuka dengan eksperimentasi sehingga sangat membantu bagi tim untuk dapat mengeksekusi banyak solusi dari masalah yang ada. 

Siapa aja sih yang berperan dalam Metode Scrum? 

Beberapa peran yang biasanya erat dengan metode Scrum adalah Product Owner, Scrum Master, Scrum Team yang termasuk Developer dan QA. Namun umumnya seluruh stakeholder yang terlibat dalam perencanaan dan pengembangan produk juga bisa berpartisipasi dalam Metode Scrum ini. 

Bagaimana fase dan proses dari Metode Scrum? 

  1. Inisiasi - Pada tahap ini kamu bisa mulai untuk membentuk tim Scrum mu. Kamu juga harus mulai membuat visi proyekmu serta menentukan backlog yang akan kamu prioritaskan. 
  2. Perencanaan dan Estimasi - Fase ini mengharuskan kamu untuk mulai membuat user story, sprint backlog serta estimasi waktu dari setiap tugas sebelum adanya perilisan produk.
  3. Implementasi - Setelah selesai melakukan perencanaan, implementasikan hasil kerja dan gunakan seluruh backlog prioritas yang sebelumnya telah dirancang pada tahap inisiasi. 
  4. Review dan Retrospeksi - Tahapan ini mengharuskan kamu dan tim mu untuk melakukan demonstrasi dan validasi pada sprint yang telah kamu buat. 
  5. Perilisan - Melalui seluruh tahapan tersebut, di tahap ini kamu dapat mengirimkan Deliverables yang telah kamu kembangkan serta retrospeksi dari project yang kamu dan tim miliki. 

Melalui beberapa penjelasan tersebut apakah kamu sudah memiliki bayangan tentang bagaimana cara implementasi Scrum dalam Product Management? Jika memungkinkan, kamu harus mencoba menggunakan metode ini untuk dapat mempercepat dan membantu kamu dalam menyelesaikan masalah dalam produk kamu!

Dapatkan artikel dan pembahasan Product Management lainnya pada blog Apiary Academy dan juga Webinar yang rutin kami adakan. Cek informasinya disini https://academy.apiary.id/event