Cara Tepat dalam Analisis Stakeholder

Nov 25, 2021

 Written by: Risala Nabila Imani

Penting bagi kamu untuk dapat menentukan mana dulu assignment dari to-do list yang harus dikerjakan terlebih dahulu dengan melihat prioritas dan deadline. Hal ini tentunya memerlukan strategi yang tactical. Namun menjadi pribadi yang terlalu tactical pun dapat menyisakan sedikit ruang kognitif untuk mundur dan memikirkan hal-hal penting lainnya yang harus dilakukan oleh seorang Product Manager (PM). Salah satu tantangan saat terlalu tactical adalah tidak dapat mengalokasikan waktu untuk mengatur pemikiran dan menyaringnya menjadi wawasan yang bermanfaat untuk dibagikan kepada para stakeholders.

Mungkin saat kamu akan mengadakan peninjauan dengan Chief of Product sebagai persiapan untuk meeting bersama klien, kamu sebagai Product Manager akan diminta untuk menjelaskan perkembangan produk terbaru. Hal ini mungkin dapat terjadi sebagai pengalaman pertama bagi beberapa PM sehingga dapat menimbulkan sedikit rasa gugup. Tak sedikit PM yang lepas kendali seperti terlalu cepat dalam menjelaskan poin-poin dan tidak berhenti sejenak untuk memberi klien kesempatan untuk berbicara. Sehingga presentasi pun dilanjutkan tanpa benar-benar ada pemahaman tentang apa yang dikatakan, kepada siapa dia berbicara, dan apakah pesannya penting bagi audiens atau tidak.

Agar presentasi selanjutnya berjalan dengan baik, tentunya penting bagi kamu untuk menganalisa para stakeholders pada semua proyek yang sedang kamu kerjakan dan banyak melakukan latihan. Berikut akan dijelaskan mengenai analis pada stakeholders.

Apa itu Analisis pada Stakeholders?

Analisis pada Stakeholders adalah sebuah proses mengidentifikasi dan memprioritaskan Key Players dalam suatu proyek atau organisasi dan memahami jenis informasi apa yang mereka butuhkan untuk membeli dengan tujuan utamanya yaitu mendapatkan pemahaman lebih dalam tentang tujuan setiap orang serta mengembangkan mental framework untuk komunikasi yang efektif.

Kamu dapat memilih template analisis stakeholders di Google dengan berbagai macam pilihan seperti matriks ataupun tabel. Fokusnya harus pada wawasan dan pengetahuan pada isi analisa yang telah kamu buat dengan alat template itu.

Untuk analisis stakeholders, kamu dapat fokus pada dua poin berikut. 

1. Apa yang mereka pedulikan?

Setiap stakeholders akan peduli tentang banyak hal yang berbeda tergantung peran dan tingkatan pengaruh mereka dalam suatu proyek atau organisasi tertentu. Kamu juga harus mengatasi kekhawatiran mereka dengan memiliki daftar permintaan yang harus dipenuhi. Dengan mencari tahu masalah mana yang paling penting bagi stakeholders, dapat memandu percakapan kamu dengan mereka menjadi lebih baik sehingga membantu kamu memahami hal apa yang akan berdampak paling positif. 

2. Apa yang paling mereka butuhkan dari kamu?

Setelah mengetahui apa yang paling dipedulikan oleh setiap stakeholders, perlu dipahami jenis informasi apa yang mereka butuhkan dari kamu. Berusahalah untuk menyampaikan detail yang tepat dalam percakapan kalian. 

 

Kiat-kiat untuk Berkomunikasi dengan Stakeholders secara Efektif

  • Pahami Audiens

Lakukan penyelidikan dan cari tahu apa tujuan dan motivasi masing-masing stakeholders. Selidikilah dengan selalu mencatat hal-hal penting saat meeting karena semakin banyak kamu tahu maka semakin baik kamu dapat menyesuaikan pesan yang sesuai dengan mereka.

  • Jelas dan Ringkas

Hindari mengoceh tidak penting selama meeting dengan para stakeholders karena sangat penting bagi kamu untuk menyampaikan sejumlah informasi yang tepat tanpa membebani mereka.

  • Jaga Matriks atau Tabel tetap Hidup

Setelah kamu menyelesaikan analisis, berikan potensial maksimal dan perlakukan matriks atau tabel yang telah kamu buat seperti dokumen yang hidup dan bernafas. Pastikan bahwa analisis yang telah kamu lakukan lengkap dan dapat dijelaskan serta dapat dimengerti oleh orang lain. Tinjau kembali sebanyak yang kamu perlukan untuk memahami perubahan dan tujuan mereka.

Ingatlah bahwa belajar berkomunikasi secara efektif membutuhkan waktu, dedikasi, dan banyak latihan. Kamu tidak akan sukses dalam semalam, tetapi dengan upaya yang maksimal dan terus-menerus, kamu akan menjadi Product Manager yang hebat.

Mulailah analisa stakeholders kamu dengan mengunduh template

Sekarang lebih mudah kan untuk menentukan prioritas produk di perusahaanmu? Bagi kamu yang tertarik dengan dunia Product Management, langsung kunjungi https://academy.apiary.id/blog untuk mendapatkan wawasan baru dan informasi menarik lainnya terkait pengembangan produk.